
INDRAMAYU, DAILYTIMES,-
Pagi itu, halaman SD Juara Wirautama yang berkedudukan di ujung Barat kota Mangga yakni Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, berubah menjadi ruang belajar yang berbeda. Bukan hanya suara guru terdengar, melainkan juga sirene mobil pemadam kebakaran memecah keheningan. Sorak gembira para siswa pun mengiringi kedatangan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu unit 2 Patrol.
Kegiatan bertajuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, berlangsung dihalaman kampus setempat, Kamis, 16 Juli 2026.
Bagi anak-anak, mobil merah berukuran besar itu bukan sekadar kendaraan penyelamat. Ia menjadi simbol keberanian, kepedulian, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Melalui kegiatan edukasi rescue bersama Damkar Indramayu, para siswa diajak mengenal berbagai potensi bahaya kebakaran sekaligus mempelajari langkah-langkah penyelamatan diri. Materi disampaikan secara interaktif, dipadukan dengan simulasi penggunaan peralatan pemadam dan praktik evakuasi sederhana sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.
Raut antusias terpancar dari wajah para siswa. Mereka bergantian mencoba menyemprotkan air menggunakan selang pemadam, menyaksikan demonstrasi petugas, hingga mengajukan berbagai pertanyaan seputar tugas seorang pemadam kebakaran. Suasana belajar terasa hidup karena pengalaman diperoleh secara langsung, bukan hanya melalui buku pelajaran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SD Juara Wirautama dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang tangguh, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan.
Kepala SD Juara Wirautama, Izin Faizin, S.Pd, berharap edukasi semacam ini mampu menumbuhkan budaya sadar bencana sejak usia dini. Dengan mengenal prosedur penyelamatan dan memahami pentingnya pencegahan kebakaran, anak-anak diharapkan tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat. Selain itu pula diadakan edukasi anti perundungan.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian MPLS Ramah 2026 yakni edukasi kebencanaan mengundang dari Damkar Indramayu dan pada hari sebelumnya kita juga mengundang pihak TNI untuk edukasi anti perundungan,” paparnya.
Kolaborasi antara SD Juara Wirautama dan Damkar Kabupaten Indramayu menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik lahir dari sinergi berbagai pihak. Di balik semburan air dari selang pemadam dan gelak tawa para siswa, tersimpan pelajaran berharga tentang keberanian, kewaspadaan, dan semangat saling melindungi.
Sementara untuk materi MPLS Ramah 2026 dari Damkar unit 2 Patrol diantaranya pengenalan profesi Pemadam Kebakaran, pemadaman api, dan pengenalan alat-alat pemadam kebakaran.
“Materinya tentang pengenalan profesi pemadam kebakaran, cara memadamkan api dengan baik dan benar, pengenalan alat-alat pemadam kebakaran ketika menggunakan alat dan fungsinya untuk memadamkam api,” jelas Danru Damkar unit 2 Patrol, Nofan.
Edukasi penyelamatan dan simulasi kebakaran merupakan bagian penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah dan telah banyak diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia melalui kolaborasi dengan Damkar.
Diskusi
Bagikan pendapat Anda
Login Diperlukan
Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.